Dunia remaja merupakan masa paling menyenangkan. Disaat remajalah orang biasa merasakan apa itu cinta dan menjalin masa pacaran yang menyenangkan.kadang masa yang menyenangkan itu membuat remaja mau melakukan apa saja yang bisa membuat mereka senang.
Nah, kita akan membahas cara pacaran sehat.
Pertama, pacaran sehat itu harus didasarin komunikasi yang terbuka. Dengan begitu dapat memperkecil masalah, diantaranya cemburu, ngambek, nggak perhatian dan marah.
Kedua, saling perhatian. Dengan perhatian satu sama lain kita bisa membuat hubungan kita lebih baik.
Ketiga, saling setia dong. Bila kita sudah berkomitmen menjalin hubungan sama pacar kita, maka kita harus bisa saling setia dan tidak memperbolehkan orang ketiga hadir dalam hati kita.
Keempat, berani bilang tidak. Kalau kita mulai tidak nyaman dengan perilakunya yang menjurus kepada hal yang negatif, kita harus berani berterus terang.
Kelima, berterus terang pada ortu. Kalau sudah benar-benar siap pacaran maka kita harus menunjukkan niat baik kita pada ortu agar hatinya tenang.
Selanjutnya, memanfaatkan pacaran. Pacaran harus membawa dampaak positif buat kita. Hal itu harus menjadi motivasi penunjang prestasi kita.
Dan terakhir, hindari kencan di tempat sepi. Seperti kata nenek, berduaan itu berbahaya.
Nah, sekarang sudah tau kan gimana pacaran sehat. Jadi, selamat berpacaran sehat. (Febri Naomi )

Seperti yang kita tahu, bahasa Indonesia dan bahasa Malaysia tak jauh berbeda karena berasal dari rumpun yang sama, tetapi teman-teman harus berhati-hati dalam memilih kata-kata bila berkomunikasi dengan warga negara jiran tersebut. Sebab, salah-salah pengucapan, teman-teman bisa dibuat malu atau ditertawakan.
Paling tidak ada tiga kata bahasa Indonesia yang mesti teman-teman hindari penggunaannya karena memiliki arti yang “sensitif” di Malaysia. Pertama, kata menandaskan yang berarti memberi penekanan atau menggarisbawahi. Tapi di Malaysia pengucapan kata itu disambut ketawa, karena tandas di Malaysia berarti WC atau kakus. WC umum biasa disebut tandas awam. Karena itu, lebih baik teman-teman gunakan kata menekankan saja.
Kemudian, usahakan untuk tidak menggunakan kata butuh kalau memang teman-teman tidak tahu apa artinya di Malaysia, lebih baik teman-teman menggunakan kata perlu. Sebab, butuh dalam bahasa Malaysia mengandung makna hubungan suami-istri.
Terakhir, teman-teman juga jangan sekali-kali mengucapkan kata gampang bila bermaksud teman-teman adalah mudah atau ringan untuk dikerjakan. Gunakanlah kata mudah saja. Sebab, gampang di Malaysia diartikan sebagai anak di luar nikah.
-Muhammad Audi Muttaqin-
Hai teman,
Apa yang kalian rasakan sekarang, Sedih? Senang?
Setiap orang yg dirasakannya pasti berbeda, kalo sekarang saya lagi sedih, mungkin kamu lagi senang, atau malah kamu lagi bingung apa yg kamu rasakan sekarang.
Disini, saya Cuma mengajak kamu berpikir dan menenangkan hati sejenak. Mencoba berfikir positif dan mengambil apa yg menurut kamu baik.Hidup ini arahnya aneh, kadang maju, kadang belok, kadang jalan ditempat atau kadang mundur.
Tidak ada yang bisa memastikannya.
Sebenarnya, perasaan hati itu kita yg menciptakannya. Perjalan hidup yg sangat pahit sekalipun kalau kita yang melewati itu dengan ikhlas dan sabar pasti semuanya akan terasa manis.
Kalau sekarang kamu merasa sedih, yakinlah bahwa suatu hal yg membuat kamu sedih itu adalah secuil dari beribu perjalanan terbaik mu dimasa akan datang. Kamu akan bisa belajar dari kesedihan mu itu. Banyak orang di luar sana, yang dulunya hidupnya sangat pas-pasan, menyedihkan, menyakitkan, dan penuh dengan bualan. Akan merasakan 1 juta kali kebahagiaan yg berlipat ganda di saat hidupnya telah sukses. Dibandingkan dengan orang yang hidupnya dari awal dia lahir kebumi selalu merasakan kebahagiaan itu.
Sedangkan apabila kamu sekarang merasakan kebahagiaan, saya hanya dapat mengatakan “nikmatilah apa yg sedang kamu rasakan, persiapkanlah dirimu”. Perasaan bahagia itu mungkin akan melanda kamu Cuma sebentar. Jangan pernah lupa kalau orang yg selalu merasakan kebahagiaan itu hidupnya akan rapuh. Akan mudah putus asa jadinya.
Teman, percayalah kita adalah orang yg terbaik. Apapun yang kita rasakan, jadikanlah itu pembelajaran untuk hidup kita. Perjalanan hidup ini panjang, janganlah kita cepat puas atau mudah mengeluh dengan dengan apa yang kita jalani sekarang. Selalu lakukanlah yang terbaik untuk hidupmu dan orang-orang yang kamu sayangi. Fokuslah dengan kehidupan kita kedepannya, jangan terpaku dengan apa yang yang kita rasakan sekarang. Karena apa yang kita dapatkan di masa depan nanti, itu tergantung dengan apa yang kita buat dimasa sekarang.
-DINDA MAURELOVA-